1. Berilmu
Menuntut ilmu adalah cara yang harus dilakukan agar tahu jalan mana yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah. Agar tahu jalan yang lurus maka harus tahu yang mana jalan yang lurus itu. Mustahil bisa tahu jalan yang lurus tanpa mengkaji ilmu agama. Ilmu yang dipelajari adalah ilmu tentang Al-Qur'an dan Hadist. Berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Hadist adalah pemahaman sunnah. Ilmu sebagai petunjuk adalah ilmu tentang Allah, tentang Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam, dan ilmu tentang syariat agama.
2. Mengenal Parameter Kebenaran
Yang menjadi parameter kebenaran dengan pemahaman yang benar adalah para sahabat Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam. Generasi yang dipuji oleh Allah yang disebut dalam Al-Qur'an yaitu para sahabat Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam. Para sahabat yang berhak kita ikuti. Kitab yang menjadi rujukan adalah kitab para ulama terdahulu yang telah menulis dengan sangat merujuk pada para sahabat. Untuk memahami itu semua adalah dengan menuntut ilmu.
3. Berdoa
Berdoa kepada Allah agar kita selalu diistiqomahkan di atas sunnah. Sehebat apapun kita di atas sunnah, Allah adalah penentu segalanya. Hanya kepada Allah kita meminta untuk selalu memohon agar senantiasa berada di jalan lurus, berada di jalan sunnah, berada di jalan kebenaran. Teruslah meminta kepada Allah untuk selalu meminta hidayah. Berdoa dengan serius dan senantiasa berusaha menggapai hidayah.
4. Sabar dan saling berwasiat untuk sabar di atas kebenaran
Berpegang pada sunnah itu berat. Banyak hal-hal atau rintangan untuk tetap berada di jalan sunnah. Butuh kesabaran. Tidak ada sesuatu yang lebih agung dari pemberian dari Allah kecuali kesabaran. Bersabar menghadapi rintangan agar senantiasa berada di jalan kebenaran. Sabar itu berat, namun sabar itu berakhir manis. Allah memberikan pertolongan bagi orang-orang yang senantiasa bersabar dan istiqomah di jalan kebenaran, di jalan sunnah. Allah memerintahkan agar kita selalu bersabar dan bertaqwa. Selain bersabar juga berteman dengan orang shalih. Teman shalih yang selalu mengingatkan dalam kebenaran.
Sumber: Ustadz Abu Yahya Badrusalam dan Ust Maududi Abdullah di rodjatv